BUKU CURHAT

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
BUKU CURHAT

Komik Strip Jokis: Ngebut Bikin Benjut

E-mail Print PDF

 

 Cover Jokis

Siapa pun yang tinggal di kota besar di Indonesia pasti pernah mengalami interaksi langsung dengan pengendara sepeda motor, mulai dari menjadi pengendara motor itu sendiri, menjadi penumpang atau membonceng, hingga hanya menjadi sesama pemakai jalan, yang mungkin sering terganggu oleh perilaku para pengendara motor ini sendiri. Hal pengendara motor ini menjadi fenomenal ketika terasa bahwa jumlah mereka menjadi semakin banyak dan memenuhi jalan-jalan raya, jalan-jalan sempit maupun gang-gang kecil. Hal-hal ini menjadi menarik ketika dicatat sebagai potret keseharian dalam bentuk gambar, di mana ekspresi para pelaku yang terlibat di dalam peristiwa-peristiwa tersebut merupakan aktor-aktor nyata. Mereka adalah polisi yang menjaga ruas jalan raya, tukang ojek langganan, orang tua si pacar yang was-was ketika putrinya dibawa kencan, hingga kita sendiri sebagai pemilik dan pengendali kendaraan bermotor roda dua tersebut.

Volume buku ini tentulah tidak cukup untuk memuat seluruh potret keseharian pengendara motor, namun cukup dapat mewakili perilaku sebagian besar populasinya. Berbagai kisah yang juga bisa menjadi refleksi diri ini menjadi menarik, terutama bila ternyata kita sendiri pernah mengalaminya. Gempuran dan berseliwerannya para pengendara sepeda motor di jalan-jalan raya kita tidak dapat dihindari, sehingga akan lebih baik jika kita dapat mulai menerima mereka sebagai bagian dari kehidupan berjalan-raya kita, baik sisi baik maupun sisi buruknya, hingga peraturan berkendaraan dapat ditegakkan dengan baik dan benar.


Tipe Cumi
Perang Stiker

sexy 1
sexy 2



Detail Acara:

Tempat:   Galeri Padi, Jl. Ir. H. Djuanda 329, Bandung 40135
Hari, tanggal: Sabtu, 24 Juli 2010
Waktu: pk. 19:00-21:00
Acara: Peluncuran buku
Narasumber: Tim Jokis (Epiet, Harlia, Rond)  dan Tegep Oktaviansyah (Ex Presidente Bikers Brotherhood)


Tentang Penulis:

Epiet
Nama aslinya Muhamad Deddy Fitra panjang ya? lahir di Jakarta tanggal…sebutin nggak ya? tanggal 22 agustus 1979, lumayan boros (hiks), lumayan makan asam garam di dunia komik dan ilustrasi, serta sedikit cuka di dunia animasi 2D (baca tu di). mulai ngomik dari komik indi di studio KOKABI, epit juga aktif di organisasi perkomikan lain, suka sekali mencari masalah ilustrasi untuk dituntaskan, saat ini menjadi grasshopper alias seorang freelancer.

Rond
Sekarang ini tinggal di bandung, waktunya lebih banyak dihabiskan di jalanan buat ngejar-ngejar klien. Biasanya selalu
dibelakang layar, ini kali pertama namanya muncul di komik.

Informasi Buku

Judul:                 JOKIS: Ngebut Bikin Benjut
Penulis:               Rond, Epiet
Penerbit:             Curhat Anak Bangsa (CAB) & B-First
Jumlah halaman:   vi +118 halaman
ISBN:                  978-602-8864-08-4
Format:               20,5 x 14,5 cm
Harga:                 Rp 24.000,-


Bagi media, bila memerlukan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Rony Amdani | Penerbit CAB
Telp: 0817422929, E-mail: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Blog: http://bukucurhat.net
Last Updated on Wednesday, 28 July 2010 08:59
 

Graphic Diary Curhat Tita : Kidstuff

E-mail Print PDF

 

 

Penerbit Curhat Anak Bangsa Mempersembahkan :

LAUNCHING DAN BEDAH BUKU GRAPHIC DIARY

CURHAT TITA KIDSTUFF

 

Cover

 

Apa yang membuat hal-hal yang berkaitan dengan anak-anak itu sedemikian berharga? Bisa jadi karena mereka adalah manusia sangat muda dan rentan, yang membuat kita, yang lebih dewasa, secara naluriah ingin selalu melindungi dan mengawasi mereka. Mungkin karena anak-anak adalah pengisi masa depan, yang sebenarnya sedang kita rancang kini. Seringkali juga karena mereka adalah bagian dari diri kita sendiri, baik berasal dari kita, maupun hidup bersama kita, bahkan hingga merupakan masa kecil kita sendiri. Apa pun alasannya, anak-anak dan segala hal yang terkait dengannya sedikit-banyak menjadi kepentingan setiap orang di muka bumi ini. Adanya kepentingan itulah yang membuat orang mencatat, merekam, berbagi dan memberitakan hal-hal tersebut, dalam berbagai bentuk dan skala. Inilah yang membuat seri Curhat Tita dalam terbitan graphic diary kali ini mengangkat tema kidstuff, sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap anak-anak.

Bagian pertama graphic diary ini sebagian besar berisi kisah-kisah pendek yang memuat perilaku dua anak usia sekolah dasar awal dalam keseharian mereka, ketika berinteraksi baik antar mereka sendiri maupun dengan orang tuanya. “Seperti halnya orang menggunakan kamera foto atau video untuk merekam kejadian-kejadian dalam hidup mereka yang hendak dikenang”, kata Tita, “Saya menggunakan tinta dan kertas untuk mencatat berbagai peristiwa yang kami alami, terutama yang terjadi pada anak-anak kami, sehingga gambar-gambar ini dapat menjadi semacam rangkaian ‘album foto masa kecil’ yang dapat mereka lihat kembali ketika mereka telah beranjak dewasa”.

Bagian kedua, Then and Now, merupakan kenangan masa kecil (yang sebagian besar dihabiskan di Jakarta di awal tahun 1980an) dan perbandingannya dengan berbagai situasi serupa bagi anak-anak yang tumbuh di awal tahun 2000an ini. Then and Now terdiri dari 24 halaman yang dibuat dalam waktu 24 jam, dalam rangka memenuhi tantangan 24 Hour Comics Day tahun 2008 lalu. Tita menjelaskan, “Sejak tahun 2006, saya tidak pernah absen mengikuti 24 Hour Comics Day. Cerita yang saya buat untuk event ini selalu berhubungan dengan fase hidup yang sedang saya alami tahun itu: transisi (2006), adaptasi (2007), refleksi masa kanak-kanak (2008, yang ada di buku ini), dan yang terakhir, 2009, adalah tentang makin banyaknya bencana di muka bumi ini”. 

Bagian ketiga dibuat secara spontan pada ajang 24 Hour Comics Day di Bandung tahun 2007, di mana Dhanu (waktu itu berusia 6 tahun) membuat gambar-gambar sesukanya dalam batas waktu yang ditentukan. “Saya berhenti menggambar sajalah, “ niat PidiBaiq ketika melihat Dhanu menggambar, “Sudah ada yang jauh lebih spontan dan bagus daripada saya. Biar saya yang buatkan ceritanya untuk gambar-gambar Dhanu ini”. Pidi kemudian mengurutkan gambar-gambar tersebut dan membuat teks untuk membentuk suatu urutan cerita, yang diberi judul Comic What.

Selamat mengenang masa kecil, menikmati keberadaan anak-anak kini, dan menaruh harapan pada generasi penerus masa depan!

 


We worry about what a child will become tomorrow,

yet we forget that he is someone today.  ~Stacia Tauscher

 

 

Preview Page:

 

Preview 1

 

Preview 2

Preview 3

Preview 4

 

 

Tempat                                                : Galeri Padi, Jl. Ir. H. Djuanda 329, Bandung 40135

Hari, tanggal                                      : Sabtu, 24 Juli 2010

Waktu                                                  : pk. 16:00-18:00

Pembicara                                          : Tita Larasati, PidiBaiq

Moderator                                         : Riama Maslan

 


 

Last Updated on Wednesday, 28 July 2010 09:01
 

Duo Hippo Dinamis: Tersesat di Byzantium

E-mail Print PDF

It's more than just a Comic, It's a Graphic Travelogue!

DUO HIPPO DINAMIS TERSESAT DI BYZANTIUM

 COVER DHD

 

SINOPSIS

Trinity memang tak ada matinya! Petualangan serunya keliling dunia dalam The Naked Traveler 1
dan The Naked Traveler 2 membuat orang tak pernah puas membacanya jika hanya sekali.
Orang tetap kagum dan tertawa ngakak membaca pengalaman serunya.

Kali ini, Trinity bersama Nina pamer pengalaman seru mereka. Mereka menjelajah Turki!
Duet anti-hero, yang dinamai Duo Hippo Dinamis. Duet ini adalah KK (nina) dan DD(Trinity).
Dua-duanya perempuan gembul yang doyan berenang dan jalan-jalan.
 
Di gambar oleh Lala (Sheila Rooswitha) dengan sangat telaten, dalam episode
Tersesat di Byzantium ini, KK dan DD melakukan perjalanan impulsif ke Turki,
yang – meskipun tetap berisi pengalaman wisatawan pada umumnya – penuh dengan
berbagai insiden tak terduga, yang membutuhkan nyali petualang, semangat, nekad,
dan humor yang tinggi untuk melaluinya.
 
Menikmati bangunan bersejarah yang terawat baik, mencoba mandi a la Turki dan
bermalam di kereta berkabin hanyalah segelintir peristiwa seru dari graphic travelogue ini.

Yah, ini adalah grahic travelogue, buku catatan perjalanan ke Turki yang diwujudkan
dalam bentuk gambar, bukan sekadar tulisan. Mau tau serunya perjalanan Duo Hippo Dinamis?
Baca buku ini!



PREVIEW PAGE :
 
 DHD PREVIEW A
 
 
DHD PREVIEW B
 
DHD PREVIEW C
 
 DHD PREVIEW D
 
 
Happy Hippos Traveling!

 

Last Updated on Wednesday, 28 July 2010 09:04